Beranda / TNI AD / Warga Cibubukan dan Kodim 0109/Aceh Singkil Bersinergi Rawat Abutmen Jembatan Perintis

Warga Cibubukan dan Kodim 0109/Aceh Singkil Bersinergi Rawat Abutmen Jembatan Perintis

SIMPANG KANAN – Semangat bergotong royong kembali terlihat di Desa Cibubukan, Kecamatan Simpang Kanan, ketika personel Kodim 0109/Aceh Singkil bersama Yon TP 957/LU dan warga setempat kompak melakukan penyiraman abutmen tepi Jembatan Perintis yang baru dicor, Selasa (18/8/2026).

Aksi sederhana itu menjadi tanda kepedulian bersama terhadap pembangunan infrastruktur pedesaan. Proses penyiraman dilakukan bersama agar beton yang baru dicor tetap terjaga selama masa pengerasan awal.

Dengan menggunakan air dan peralatan seadanya, kegiatan perawatan beton dijalankan secara kolektif demi menjaga kualitas pengecoran.

Walaupun sarana terbatas, tidak ada jarak antara personel TNI dan masyarakat; mereka bekerja berdampingan mengangkut air, menyiram bagian beton, dan memastikan perawatan pascapengecoran berjalan baik.

Bagi warga Desa Cibubukan, keberadaan Jembatan Perintis sangat penting sebagai penghubung sekaligus menunjang aktivitas sehari-hari serta akses ke fasilitas setempat.

Perawatan beton pasca pengecoran merupakan tahap penting dalam pembangunan sehingga penyiraman dijalankan sebagai bentuk perhatian agar hasil pengecoran terjaga.

Kehadiran personel Kodim 0109/Aceh Singkil dan Yon TP 957/LU menegaskan dukungan terhadap pembangunan wilayah tidak selalu diwujudkan melalui pekerjaan besar; hal-hal sederhana yang dilakukan bersama juga berdampak langsung bagi masyarakat.

Suasana kekompakan semakin terasa ketika warga ikut turun tangan membantu. Peralatan yang dipakai relatif sederhana, namun semangat untuk menyelesaikan pekerjaan secara bersama tidak berkurang.

Penyiraman abutmen ini sekaligus mencerminkan nilai kemanunggalan TNI dengan rakyat; kehadiran TNI menyentuh upaya pembangunan sosial yang langsung dirasakan warga.

Gotong royong yang berlangsung di sekitar Jembatan Perintis menjadi bukti pembangunan lebih kuat bila dikerjakan bersama. Kerja sama ini mempererat komunikasi, menumbuhkan kepedulian, dan membuat warga merasa memiliki fasilitas yang dibangun.

Bagi masyarakat Desa Cibubukan, setiap tahap pembangunan Jembatan Perintis merupakan harapan untuk memudahkan kegiatan sehari-hari, sehingga partisipasi warga dalam merawat hasil pembangunan penting demi keberlanjutan manfaatnya.

Di balik kegiatan sederhana ini tersimpan pesan kebersamaan: air yang dibawa dengan peralatan seadanya dan tindakan menyiram beton secara bergantian menunjukkan kepedulian terhadap hasil pembangunan tanpa perlu fasilitas lengkap.

Semangat gotong royong seperti inilah yang menjadi kekuatan masyarakat pedesaan; ketika TNI dan warga bersama menjaga hasil pembangunan, bukan hanya infrastruktur yang terpelihara tetapi juga hubungan sosial di komunitas semakin kuat.

Kegiatan penyiraman abutmen tepi dekat Jembatan Perintis di Desa Cibubukan pun berakhir sebagai potret kebersamaan antara TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan wilayah. (Pr012).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *