BARITO KUALA – Sebelum mesin pemadat bergerak, material disiram air agar butiran agregat saling mengunci; praktik yang menjadi sorotan di lokasi pengerjaan jalan.
Memasuki H+23 TMMD Ke-129 Tahun Anggaran 2026, Kamis (6/8/2026), progres peningkatan badan jalan mencapai 1.287 meter atau 78 persen dari sasaran 1.650 meter. Fokus pengerjaan terletak pada penyiraman material terlebih dahulu kemudian pemadatan menggunakan vibro roller untuk memastikan kepadatan timbunan merata dan meningkatkan ketahanan permukaan.
Dan SSK TMMD Ke-129 Kodim 1005/Barito Kuala Kapten Cke (K) Hannah mengatakan proses pemadatan tidak memadai hanya dengan alat berat; kelembapan material harus dijaga demi hasil yang optimal. “Kami memastikan setiap lapisan memperoleh perlakuan yang tepat sebelum dilintasi alat pemadat. Kualitas menjadi perhatian utama karena jalan ini nantinya digunakan masyarakat setiap hari,” ujarnya.
Di lapangan, anggota satgas membagi tugas: beberapa personel mengatur aliran air supaya permukaan material basah merata, sementara alat pemadat bergerak perlahan mengikuti jalur yang disiapkan. Ketelitian tahapan ini menjadi pondasi penting sebelum badan jalan siap dilintasi kendaraan dengan aman dan nyaman.
Perubahan yang mulai terlihat memberikan harapan baru bagi warga Desa Tamban Bangun; jalan yang makin padat dan stabil diyakini akan memperlancar mobilitas, mempersingkat waktu tempuh, serta mendukung aktivitas ekonomi desa ketika seluruh pekerjaan TMMD selesai.(1005)






