SUKOHARJO – Pagi itu, alunan suara alat proyek tak terdengar di sekitar Masjid Albarokah; suasana berganti penuh senyum ketika Al-Qur’an dan sajadah diserahkan kepada pengurus masjid oleh pihak terkait, menyentuh warga Desa Parangjoro.
Kebersamaan muncul tanpa acara besar; anak-anak menatap tumpukan Al-Qur’an baru, para jamaah berdialog dengan prajurit, lalu takmir masjid menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan.
Pembicaraan kemudian mengarah pada fungsi masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat, bukan sekadar untuk salat berjamaah, melainkan juga sebagai tempat pendidikan agama bagi generasi muda dan penguat persatuan warga.
Momen pada Selasa (4/8/2026) memperlihatkan dimensi lain dari TMMD Kodim 0726/Sukoharjo, bahwa pembangunan di Desa Parangjoro tidak berhenti pada infrastruktur fisik tetapi turut menumbuhkan nilai kebersamaan melalui ruang ibadah.
Masjid Albarokah menyimpan cerita baru tentang kepedulian dan gotong royong; kisah sederhana yang mengingatkan bahwa kemajuan desa lebih bermakna bila pembangunan fisik berjalan seiring dengan penguatan kehidupan spiritual masyarakat.(Red/Js)






