Beranda / TMMD / Capaian Awal TMMD Reguler ke-129: Dimulainya Pembangunan Talud di Parangjoro

Capaian Awal TMMD Reguler ke-129: Dimulainya Pembangunan Talud di Parangjoro

SUKOHARJO – Pada hari ketiga pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo tercatat dimulainya pembangunan talud di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol; sasaran fisik ini diprioritaskan sebagai upaya mengantisipasi ancaman longsor sekaligus menjaga ketahanan infrastruktur jalan yang menjadi jalur utama aktivitas masyarakat.

Sejak matahari terbit, kawasan lokasi TMMD sudah dipenuhi aktivitas. Anggota Satgas bersama warga membawa material batu, melakukan penggalian, meratakan permukaan tanah, hingga menyusun batu satu per satu sebagai fondasi talud. Pekerjaan berlangsung penuh semangat dengan mengedepankan kerja sama antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat.

Pemilihan pembangunan talud bukan tanpa alasan. Beberapa titik di sekitar jalan desa memiliki kontur tanah yang cukup labil sehingga berpotensi mengalami longsor ketika curah hujan meningkat. Karena itu, pembangunan talud diharapkan mampu memberikan perlindungan terhadap badan jalan sekaligus memperpanjang usia infrastruktur yang dibangun.

Di balik padatnya aktivitas fisik tersebut, Jumat (17/7), TMMD juga menghadirkan nilai sosial yang kuat. Warga secara sukarela ikut terlibat dalam setiap tahapan pekerjaan. Kehadiran mereka tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan yang nantinya akan digunakan bersama.

Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang bergabung di lokasi tanpa diminta. Mereka bekerja berdampingan dengan personel Satgas, saling berbagi tugas demi memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana. Kebersamaan itu menjadi kekuatan utama yang terus mewarnai pelaksanaan TMMD di Desa Parangjoro.

Dengan progres yang terus bergerak setiap harinya, Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo optimistis pembangunan talud dapat diselesaikan tepat waktu. Keberadaan talud nantinya diharapkan tidak hanya meningkatkan keamanan jalan desa, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat dalam jangka panjang.(Red/Ap).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *