Beranda / TNI AD / Tim Asesor Kunjungi Dayah Nurul Ihsan, Babinsa Sampoiniet Dukung Penguatan Pendidikan Keagamaan

Tim Asesor Kunjungi Dayah Nurul Ihsan, Babinsa Sampoiniet Dukung Penguatan Pendidikan Keagamaan

ACEH JAYA – Penguatan lembaga pendidikan keagamaan menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia sekaligus menjaga ketahanan sosial masyarakat. Hal itu terlihat dari kunjungan Tim Asesor izin operasional Satuan Pendidikan Muadalah dan Pendidikan Diniyah Formal Tahap II Tahun 2026 ke Dayah Madinatuddiniyah Nurul Ihsan, Desa Lhok Krut, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, pada Senin malam (24/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Tim Asesor, Dr. Biltiser Bachtiar, Lc., MA, serta sejumlah unsur pemerintahan dan keamanan wilayah. Danramil 02/Sampoiniet diwakili Sertu Iswadi, Kapolsek Sampoiniet Iptu Heru Setiawan, Camat Sampoiniet Mahyuddin, S.Pd., pimpinan dayah Tgk. Nazaruddin, S.Pd.I., Kepala Desa Lhok Krut Riki Saputra, dewan guru, wali santri, serta para santri turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Kunjungan asesor menjadi bagian dari proses penilaian terhadap penyelenggaraan pendidikan muadalah dan pendidikan diniyah formal. Kehadiran unsur kewilayahan dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan terhadap proses pendidikan yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya lembaga pendidikan berbasis keagamaan.

“Kami mendukung kegiatan pendidikan yang berlangsung di wilayah karena keberadaan lembaga pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang memiliki pengetahuan dan karakter. Kehadiran Babinsa juga menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi serta situasi tetap aman dan tertib,” ujar Sertu Iswadi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan basmalah, kemudian dilanjutkan sambutan Ketua Tim Asesor izin operasional Satuan Pendidikan Muadalah dan Pendidikan Diniyah Formal. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa dan berlangsung dalam keadaan aman serta tertib hingga selesai pada pukul 22.33 WIB.

Bagi masyarakat Aceh Jaya, dayah memiliki posisi penting dalam kehidupan sosial dan pendidikan. Selain menjadi tempat menimba ilmu keagamaan, lembaga pendidikan tersebut juga menjadi bagian dari lingkungan sosial yang ikut membentuk pola kehidupan masyarakat.

Proses asesmen terhadap lembaga pendidikan menjadi tahapan penting untuk melihat kesiapan satuan pendidikan dalam menjalankan kegiatan pembelajaran. Penilaian tersebut juga memberikan ruang bagi lembaga pendidikan untuk menunjukkan penyelenggaraan pendidikan yang telah berjalan sekaligus memperkuat tata kelola kelembagaan.

Dalam perspektif ketahanan wilayah, pendidikan memiliki hubungan erat dengan pembangunan kualitas sumber daya manusia. Masyarakat yang memiliki akses terhadap pendidikan yang baik akan mempunyai fondasi lebih kuat dalam menghadapi perubahan sosial dan berbagai tantangan kehidupan.

Pendidikan keagamaan juga mempunyai dimensi sosial yang tidak kalah penting. Nilai-nilai yang ditanamkan melalui proses pendidikan dapat menjadi salah satu landasan dalam membangun sikap disiplin, tanggung jawab, toleransi dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Hal tersebut pada akhirnya turut mendukung terciptanya masyarakat yang harmonis.

Kehadiran unsur TNI dalam kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa pembinaan teritorial memiliki ruang yang luas, termasuk membangun komunikasi dengan lembaga pendidikan dan tokoh masyarakat. Hubungan yang baik dengan berbagai unsur menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kegiatan asesmen juga mempertemukan berbagai unsur dalam satu agenda, mulai dari tim asesor, pengelola dayah, pemerintah kecamatan, aparat keamanan hingga masyarakat. Interaksi lintas unsur tersebut dapat memperkuat koordinasi dan komunikasi dalam mendukung keberlangsungan kegiatan pendidikan di wilayah.

Kunjungan Tim Asesor ke Dayah Madinatuddiniyah Nurul Ihsan akhirnya tidak hanya menjadi bagian dari proses administrasi dan penilaian pendidikan. Kegiatan tersebut juga menunjukkan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam menjaga keberlangsungan pendidikan keagamaan sebagai salah satu fondasi pembangunan sumber daya manusia dan ketahanan sosial di Kabupaten Aceh Jaya.(0114).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *