SUKOHARJO – Kenyamanan rumah mulai dirasakan oleh seorang warga Desa Parangjoro setelah bagian dalam hunian itu dibedah melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) TMMD, yang saat ini memasuki tahap pemasangan plafon pada Sabtu (1/8/2026).
Aktivitas di lokasi memperlihatkan kebersamaan. Satgas TMMD bersama warga saling membantu mengangkat material, menahan plafon, dan memastikan pemasangan rapi. Pekerjaan finishing dinding terus digenjot agar rumah segera siap ditempati dengan kondisi lebih sehat dan aman.
Perbaikan hunian memberikan pengaruh langsung bagi keluarga penerima manfaat. Beban memperbaiki rumah yang tertunda selama bertahun-tahun akhirnya dapat teratasi melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat.
Pemilik rumah menyatakan rasa haru karena tak pernah membayangkan kediamannya berubah secepat ini. Bagi keluarganya, bantuan ini bukan hanya memperbaiki bangunan tetapi juga memberi harapan baru.
Bedah RTLH di Desa Parangjoro menegaskan bahwa pembangunan tidak selalu mesti besar; perubahan sederhana pada rumah cukup untuk meningkatkan kualitas hidup dan menguatkan kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
(Red/Wr).






